Hai!
Apa kabarmu hari ini?
Syukurlah kalau kamu sehat dan baik-baik saja.
Sekarang sudah masuk musim kemarau. Setiap hari panas dan banyak debu, terutama di ibukota Jakarta. Kalau kamu mau bepergian, sebaiknya pakai masker untuk melindungimu dari debu. Karena udara kotor musim kemarau di Jakarta bisa memicu penyakit seperti radang tenggorokan (pengalaman pribadi nih).
By the way, saya mau lanjutkan kisah saya tentang jalan-jalan ke luar negeri untuk pertama kalinya, yaitu ke Jepang. Di posting sebelumnya, saya sudah ceritakan sampai jalan-jalan di Takeshita Street. Nah, sebenarnya yang seru adalah setelah itu.
Hari menjelang malam. Setelah puas di Harajuku, saya bersama teman-teman seperjalanan menuju prefektur Chiba. Tebak, kira-kira kemana tujuan kami berikutnya?
Tokyo Disneyland!
Loh koq di prefektur Chiba?
Lagi-lagi, seperti bandara Narita, kalau mau memesan tiket pesawat dan memasukan Tokyo sebagai kota tujuan, walaupun tulisannya “Narita, Tokyo” sebetulnya lokasinya ada di prefektur Chiba. Sama dengan Tokyo Disneyland. Hanya namanya saja Tokyo Disneyland. Namun lokasi sebenarnya ada di prefektur Chiba. Kenapa ya? Mungkin kalau diberi nama Chiba Disneyland kurang asyik hahaha…
Lampu-lampu hias warna-warni bertebaran sepanjang mata memandang ketika saya sampai di Tokyo Disneyland.
Kalau mengunjungi Tokyo Disneyland setelah jam 6 sore, kita bisa membeli tiket after 6 passport yang harganya lebih murah dibandingkan dengan tiket reguler. Harga tiket masuk after 6 passport waktu itu adalah 3.300 yen. Hampir setengah harga dari tiket reguler. Lucky! Kami juga mendapatkan bonus tiket fast track wahana yang hanya ada saat itu, Haunted Mansion.
Tokyo Disneyland pada malam hari sangat ramai. Setelah mencoba beberapa wahana, saya disambut parade lampu hias karakter-karakter Disney.
Salah satu wahana yang saya kunjungi adalah Pooh’s Hunny Hunt.
Gara-gara karakter Disney yang satu ini, terkadang teman-teman saya memanggil saya “Vinnie the Pooh.”
Tempat yang wajib dikunjungi saat berkunjung ke Disneyland manapun, sudah pasti adalah Disney Castle. Disorot lampu warna-warni, Disney Castle terlihat megah dan indah di malam hari.
Karena terlalu asyik, saya dan teman-teman seperjalanan sampai lupa waktu, dan baru keluar saat Disneyland sudah tutup.
Di lorong menuju pintu keluar, banyak hiasan karakter-karakter Disney yang lucu.
Kemudian kami kembali ke Tokyo untuk beristirahat.
Waktu itu, saya dan teman-teman menginap di Keikyu EX Inn Hotel. Kamarnya cukup nyaman, dan lokasi hotelnya sangat strategis, karena ada di depan stasiun Shinagawa, Tokyo.
Jangan lupa baca juga posting berikutnya ya.
Photos by:
IG: @dwiyrian
No comments:
Post a Comment